Wednesday, 29 April 2015

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

Seratus tujuh tahun telah kita lalui sejak ditetapkannya tangal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Nilai-nilai Kebangkitan Nasional yang diperjuangkan para pendahulu kita telah menjadi perekat jalinan persatuan dan kesatuan diantara kekuatan dan komponen bangsa.

Ia telah memberi semangat untuk melepaskan diri dari penjajahan, mengejar ketertinggalan dan membebaskan diri dari keterbelakangan. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar perjuangan para pemuda yang kemudian pada tanggal 20 Mei 1908 terorganisasi dalam wadah pergerakan bernama Boedi Oetomo.

Dari sinilah kemudian semangat nilai-nilai persatuan dan kesatuan ini semakin mengkristal dan menjadi kekuatan moral bangsa sebagaimana tertuang dalam ikrar Soempah Pemoeda, pada tanggal 28 Oktober 1928.

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei. Kebangkitan Nasional merupakan masa bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan, dan kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Negara Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan 350 tahun oleh Negara Belanda.

Kebangkitan Nasional ditandai dengan 2 peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 dan ikrar Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Masa ini

Tuesday, 28 April 2015

Organisasi Boedi Oetomo

Organisasi Boedi Oetomo berdiri di STOVIA oleh pelajar-pelajar yang belajar di tempat itu pada 20 Mei 1908. Organisasi ini adalah titik awal pergerakan Bangsa Indonesia. Setelah adanya organisasi Boedi Oetomo, yang notabene untuk kepentingan politik melalui pendidikan, lahir juga organisasi pergerakan bangsa lainnya yang mencoba menyatukan saudara-saudara sebangsa juga melalui PENDIDIKAN.

Pendidikan adalah alat yang paling pas untuk memproklamirkan sebuah pergerakan. Pendidikan adalah salah satu hak dasar manusia di mana seorang manusia berhak mendapatkan pendidikan formal, tapi apakah hak